Kamis, 23 Januari 2014

KLASIFIKASI SUMBER DAYA DAN CADANGAN BATUBARA


KLASIFIKASI SUMBER DAYA DAN CADANGAN BATUBARA

Oleh

Badan Standarisasi Nasional – BSN, 1997

 

Latar Belakang

Batubara merupakan bahan galian yang strategis dan salah satu bahan baku energi nasional yang mempunyai nilai ekonomi yang penting. Informasi mengenai sumber daya dan cadangan batubara menjadi hal yang mendasar di dalam merencanakan strategi kebijaksanaan energi nasional.

Dewasa ini pemerintah tengah meningkatkan pemanfaatan batubara baik sebagai energi alternative untuk keperluan domestic, seperti pada sector industri dan pembangkit tenaga listrik, maupun untuk sektor ekspor. Sejalan dengan itu, pemerintah telah melibatkan pihak swasta dalam pengusahaan pengembangan batubara.

Cara penggolongan sumber daya dan cadangan batubara di Indonesia masih beragam sehingga dirasakan perlu untuk membuat suatu standar yang dapat digunakan sebagai pedoman di dalam pengklasifikasian sumber daya dan cadangan batubara Indonesia. Dengan demikian, standar ini diharapkan dapat menghindari kerancuan dalam menaksirkan berbagai istilah dan pengertian yang berkenaan dengan sumber daya dan cadangan batubara Indonesia.

 

Ketebalan lapisan batubara

Ketebalan lapisan batubara (seam thickness) adalah jarak terpendek antara atap dan lantai batubara yang diukur pada singkapan batubara (surface outcrop), lubang bor (borehole), dan pengamatan pada tambang dalam aktif (working underground mining).

Lapisan batubara seringkali, meskipun tidak selalu, terdiri atas sub lapisan yang mempunyai karakteristik masing-masing dan kadang-kadang dipisahkan oleh pengotor (rock/dirt partings) dengan ketebalan yang bervariasi.

Table 4

Persyaratan kuantitatif ketebalan

Lapisan batuibara dan lapisan pengotor

 

 
KETEBALAN
Peringkat batubara
Batubara coklat
(Brown coal)
Batubara keras
(Hard coal)
Lapisan batubara minimal (m)
Lapisan pengotor (m)
 
>1,00
< 0,30
> 0,40
< 0,30

Batubara coklat (Brown coal)

Batubara coklat (Brown coal) adalah jenis batubara yang paling rendah peringkatnya, bersifat lunak, mudah diremas, mangandung kadar air yang tinggi (10-70%), terdiri atas batubara coklat muda lunak (soft brown coal) dan batubara lignitik atau batubara cokelat keras (lignitik atau hard brown coal) yang memperlihatkan struktur kayu. Nilai kalorinya < 5700kal/gr (dry mineral matter free).

 

Batubara keras (Hard coal)

Batubara keras (Hard coal) adalahsemua jenis batubara yang peringkatnya lebih tinggi dari brown coal, bersifat klebih keras, tidak mudah diremas, kompak, mengandung kadar air yang relative rendah, umumnya struktur kayunya tidak tampak lagi, relative tahan terhadap kerusakan fisik pada saat penanganan (coal handling). Nilai kalorinya > 5700 kal/gr (dry mineral matter free).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar